Minggu, 21 September 2014

Adab. Ini juga adab...

...Sampaikanlah dengan bijak secara langsung diam diam...
atau dalam diam, doakanlah jika benar tulus kepedulian itu...

Nasehat dan kata ‘bijak’ itu baik..
Sindiran ‘positif’ pun mungkin niatnya baik..
Namun akan lebih baik disampaikan langsung dengan halus pada orangnya. Tanpa menjatuhkan harga dirinya.
Karena tatkala sebuah nasehat atau sindiran halus dipaparkan dimuka publik dan mengundang banyak persepsi orang. Memancing orang untuk berpendapat tanpa mengetahui hal ihwalnya. Sindiran yang seolah ‘menampar’ seseorang dimuka publik. Jelas saja bisa lebih banyak menimbulkan mudharat daripada ma'rifatnya.
Dan kita tidak Menyadari bahwa ada banyak hati yang bisa saja Jatuh dan tersakiti karenanya... :)
Jika alasanmu tidak mampu menyampaikannya langsung.
Maka lebih bijak ambil langkah menjauh dan mendoakannya dalam diam.
Bukankah doa Tulus dlm diam adalah satu satu doa yang mustajab?

Renungan saja...
:)

21092014

Kamis, 18 September 2014

Tentang...

semoga Allah menjaga jiwa jiwa pecinta yang hatinya saling bertaut dalam keindahan maghligai keridhaan-Nya senantiasa subur dalam kesucian dan riang menuai manisnya pahala dalam ruang sakinah, mawaddah dan rahmah-Nya... aamiin ya mujiibasailin... ^_^ ♥

Love u zawzy ridho febri  and our lil' girl...
So In Love with my lil' family.

180914
♥♡♥

Senin, 18 Agustus 2014

Merajut Kasih Menuai Pahala

#Merajut Kasih Menuai Pahala#

Terkadang semuanya berubah setelah berumahtangga.

Dulu Sama pacar telponan hampir tiap hari dijadwalkan.
Sama suami/istri bisa dihitung jari. Alasannya, ah ntar dirumah jg ketemu. Sibuk juga buat kamu.

Waktu punya gebetan, hampir tiap jam kirim teks/bbm nanyain kabar dan perhatian.
Sama suami/istri kadang kelupaan. Alasannya, pasangan harus bisa dan harus mau pengertian. Toh sudah sama sama dewasa.

Dulu, Menyenangkan pacar, ga sayang ngabisin pulsa dan sempetin waktu sesibuk apapun. Sama suami/istri banyak pertimbangan. Alasannya toh nanti juga pulang kan? Jangan berlebihan deh.

Saat pacaran/didepan gebetan, selalu berusaha berpenampilan menarik, rapi dan wangi. Menjaga perilaku dan memberikan yang terbaik. Didepan pasangan, cukup seadanya saja. Alasannya? Sudah menikah ini lah.. ya harus terima apa adanya.

Seandainya saja kita sadar bahwa pasangan jauh lebih berhak untuk segala kelebihan dan kesungguhan itu, masihkah kita akan beralasan?

Setiap upaya sekecil apapun untuk membahagiakan hati pasangan halal kita akan dihitung sebagai pahala yang semakin mempererat cinta diantara keduanya. Sehingga mampu Menjaga hati. Mencukupkan rasa. Dan semakin ditatap penuh rahmat oleh Sang Maha Cinta.

Upaya menyenangkan pacar atau gebetan...? Sia sia. Tiap jengkal perbuatan malah menjadi ladang gembur  yang menguntungkan bagi panah panah syetan menancapkan benih benih pengaruhnya.

Jika untuk sang pacar/gebetan saja bisa begitu bersungguh-sungguh melakukan segala yang bisa dilakukan sementara mereka belum jadi apa apa kita. Kenapa setelah Allah berikan pasangan yang halal menjadi begitu banyak alasan...? (Padahal sudah jelas mereka amanah kita, bagian dari diri kita) Sedang niat untuk keluargalah buah limpahan pahala dan kebaikan begitu mudah untuk diraih dan didapatkan.

Jangan...
Jangan dibiarkan hilang setiap pujian ..
Karena pujian bisa mempengaruhi kekaguman yang semakin membuatmu mencintai pasanganmu. Ya, kamu akan semakin kagum karena kamu menyadari kelebihannya.

Jangan biarkan lepas semua ilmu kata kata gombal...
Karena canda dan kalimat gombalmu mampu membuat rona bahagia yang akan semakin membuatnya mempesona dihatimu. ไγα, dia mempesona karena kamu yang telah melukis keindahan dihatinya.

Jangan biarkan Pudar tiap Kesungguhan,perhatian dan tanggungjawabmu, karena cinta bisa pupus oleh waktu. Dan upayamulah yang membuatnya tetap ada...

Bahtera rumah tangga ibarat tanaman dalam pot. Jangan berharap dia berbunga dan tetap tumbuh sempurna jika kita tidak merawatnya dengan sebaik yang kita bisa.

Semoga setiap rumah tangga menjadi syurga bagi setiap pasangannya... sebelum syurga yang sebenar benarnya.

Salam Santun,
19 Agt 2014

(Ditulis setelah menyimpulkan curhatan beberapa kawan)

Senin, 07 April 2014

We are Happy in every simple ours. :)

Kecukupan tidak ada pada keberlimpahan materi .. 
tp pd keberkahannya. 

Bahagia juga tidak ditentukan oleh level kesempurnaan dalam macam segi kehidupan namun ia bersemayam betah pada hati yang penuh kebersyukuran .. Siapa yang tahu ...

Siapa yang tahu ... Saat seseorang yang menyantap makanan mahal direstoran, hatinya tidak lebih bahagia dibanding dengan pasangan sederhana yang masih bisa berbagi semangkuk mie instant murah berdua dengan nikmatnya sambil bercanda ... 
 
Siapa yang duga kalau banyak hati yang kosong dan kesepian menghuni gedung gedung mewah...?
Sementara....banyak rumah sederhana nan bersahaja isinya dipenuhi luapan kehangatan dan cinta  :')

Siapa yang duga juga kalau banyak hati yang kosong dan kesepian menghuni gedung gedung mewah ... sementara banyak rumah sederhana nan bersahaja isinya dipenuhi luapan kehangatan dan cinta ... we're still found so much happiness in the Simplest things ..

 


 - Bersama Beranda Ridho-Mu  .

7 April dan Foto Sakura...


Jika Saja Kelembutan sebuah kelemahan ...
Mana mungkin ia mampu menyentuh pintu langit dengan getar getar doanya ... 


Melembutlah ... 
karena kekuatan seorang wanita justru ada pada kelembutan hatinya. dan dengan kelembutan itu pula ia mampu memperkuat dan menyempurnakan laki laki yang dicintainya ... 

* tiba tiba terinspirasi oleh cantiknya sakura ....